Planet Pluto yg Kini Tinggal Kenangan

Hot Thread at Apr 28, 2010




Agan-agan semua pasti sudah tahu kan, kalau Pluto sekarang sudah tidak menjadi bagian dari planet di tata surya kita ini. Tapi apakah kalian juga tahu, mulai kapan keputusan tersebut diambil dan apa yang menjadi pertimbangannya? Nah jika agan-agan belum tahu, berikut ini penjelasannya.



Mulai 24 Agustus 2006 jangan pernah terpeleset mengucapkan Planet Pluto lagi. Karena sejak hari itu, Pluto sudah diputuskan tidak lagi berhak menyandang predikat sebagai planet.

Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di Tata Surya kita. Mulai sekarang, anggota Tata Surya hanya terdiri dari delapan planet, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Keputusan mengeluarkan Pluto yang sudah menjadi anggota Keluarga Planet Tata Surya selama 76 tahun merupakan konsekuensi ditetapkannya definisi baru tentang planet. Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi definisi baru itu.

Quote:
Dalam resolusi tersebut dinyatakan, sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat :

1. Mengorbit Matahari
2. Berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk
bulat
3. Memiliki jalur orbit yang jelas dan "bersih" (tidak ada benda langit lain
di orbit tersebut)
Definisi tersebut adalah definisi universal pertama tentang planet sejak istilah planet dikenal di kalangan astronom, bahkan sebelum era Nicolaus Copernicus yang tahun 1543 membuktikan Bumi adalah salah satu planet yang berputar mengelilingi Matahari.

Dengan definisi baru tersebut, Pluto tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ketiga. Orbit Pluto memotong orbit planet Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Pluto kadang berada lebih dekat dengan Matahari dibandingkan Neptunus.


Planet Kerdil (Dwarf Planets)




Menurut Direktur Observatorium Bosscha di Lembang, Jawa Barat, Dr Taufiq Hidayat, keputusan Sidang Umum IAU tersebut adalah puncak perdebatan ilmiah dalam astronomi yang sudah berlangsung sejak awal 1990-an lalu. Perdebatan tersebut dipicu berbagai penemuan baru yang menimbulkan keraguan apakah Pluto masih layak disebut planet atau tidak.

"Karakteristik Pluto memang berbeda dengan planet-planet lainnya. Bahkan komposisi kimianya lebih menyerupai komet daripada planet," ungkap astronom yang mendalami bidang ilmu-ilmu planet ini.

Selain itu, perkembangan teknologi teleskop juga membawa pada penemuan berbagai benda langit yang masuk dalam kelompok Obyek Sabuk Kuiper (Kuiper Belt Object/KBO). Sabuk Kuiper sendiri adalah sebutan untuk wilayah di luar orbit planet Neptunus hingga jarak 50 Satuan Astronomi (SA/1 Satuan Astronomi = jarak rata-rata Matahari-Bumi, yakni sekitar 149,6 juta kilometer) dari Matahari.

Beberapa KBO(kuiper Black Object) sangat menarik perhatian karena berukuran hampir sama atau bahkan lebih besar daripada Pluto (diameter 2.300 km) dan ada yang memiliki satelit atau "bulan".

Beberapa obyek tersebut, antara lain, Quaoar (diameter 1.000 km-1.300 km), Sedna (1.180 km- 1.800 km), dan yang paling terkenal adalah obyek bernama 2003 UB313 yang ditemukan Michael Brown dari California Institute of Technology (Caltech) pada 2003 lalu.


Obyek yang dijuluki Xena tersebut memiliki diameter 2.400 km, yang berarti lebih besar daripada Pluto. Xena sempat dihebohkan sebagai planet ke-10 Tata Surya.

Sejak saat itu, lanjut Taufiq, terjadi perbedaan pendapat di kalangan astronom. "Pilihannya adalah memasukkan Ceres, Charon, dan 2003 UB313 ke dalam keluarga planet sehingga jumlah planet menjadi 12, atau mengeluarkan Pluto. Akhirnya pilihan kedua yang disepakati," tutur mantan Ketua Jurusan Astronomi Institut Teknologi Bandung ini.



Kesepakatan itu sendiri bukannya datang dengan mudah. Taufiq mengatakan, pengambilan keputusan itu bahkan dicapai dengan cara pemungutan suara di antara para anggota IAU yang hadir setelah didahului perdebatan yang sangat sengit.

Empat astronom senior dari Indonesia turut serta dalam Sidang Umum IAU tersebut, yakni Jorga Ibrahim, Iratius Radiman, Suryadi Siregar, dan Ny Permana Permadi.

Beberapa pihak memprediksi debat mengenai status Pluto tidak akan berakhir di sini. Alan Stern, ketua misi pesawat ruang angkasa NASA, New Horizon, yang diluncurkan ke Pluto, Januari lalu, mengaku merasa "malu" terhadap keputusan itu. Meski demikian, misi senilai 700 juta dollar AS dan baru akan tiba di Pluto pada 2015 itu tetap akan dilanjutkan. "Ini benar-benar sebuah definisi yang ceroboh."



Pencopotan Gelar


Wajar saja pencopotan gelar planet dari Pluto memicu reaksi yang emosional. Pluto selama ini memiliki tempat tersendiri di hati para astronom, baik yang profesional maupun amatir. Pluto sering dianggap "Si Bungsu dari Tata Surya" karena jaraknya yang terjauh dari Matahari dan ditemukan paling akhir dibandingkan delapan planet lainnya.



Orbit Pluto yang sangat lonjong dan tidak sejajar dengan bidang lintasan planet lainnya juga membuat planet ini unik. Pluto juga sempat dianggap sebagai jawaban dari misteri Planet X, sebuah planet hipotetis yang diduga ada di luar orbit Neptunus dan menyebabkan gangguan pada orbit planet Uranus dan Neptunus.

Meski ukuran Pluto kemudian terbukti terlalu kecil untuk menjadi Planet X, dugaan tersebut menjadi bagian dari legenda Pluto.

Sumber : kotakgame.com


jangan lupa.......!!!!!!
Spoiler for penting..!!:



dan




thx agan-agan, ternyata ane HOT THREAD..!!
Spoiler for HOT THREAD:

Yang orang cari : planet pluto, gambar planet 2003ub313, gambar planet planet kerdil dan uraiannya, tata surya baru yg ditemukan nasa, planet yang lebih besar dari matahari, orbit pluto memotong lintasan bumi, planet dan orbitnya, nama nama planet, planet neptunus, planet, planet kerdil, gambar planet dan penjelasannya, nama nama planet dan penjelasannya, gambar planet kerdil, lintasan komet, nama nama tata surya, satelit planet pluto, gambar lintasan planet, planet bulan, saturnus dan satelitnya



Related Post to Planet Pluto yg Kini Tinggal Kenangan

7 Planet yang Diduga Tempat Bermukim Alien

7 Planet yang Diduga Tempat Bermukim Alien

Dec 12, 2012
Bertahun-tahun para peneliti dan ilmuwan antariksa meneliti planet-planet di luar Bumi dan sistem Tata Surya, mencari kemungkinan kehidupan di luar...
Planet Ini Berselimutkan Berlian

Planet Ini Berselimutkan Berlian

Oct 26, 2012
Ilmuwan Temukan Planet Berselimutkan BerlianSpoilerfor "planet berlian": Tim gabungan ilmuwan Amerika dan Prancis menemukan sebuah planet di luar sistem tata...
Berbagai Cuaca Ekstrim yang Ada di Galaksi Kita

Berbagai Cuaca Ekstrim yang Ada di Galaksi Kita

Dec 31, 2012
Cuaca Paling Ekstrim Di Tata Surya Kita Selama beberapa dekade, astronom telah menggunakan teleskop untuk menguraikan kondisi atmosfer di planet...
Lebah terbesar di dunia ternyata ada di Indonesia

Lebah terbesar di dunia ternyata ada di Indonesia

Jan 09, 2010
penjelasan sebelum melihat gambarnya Quote:Megachile Pluto adalah lebah yang sangat besar yang terdapat di (lebah yang menggunakan resin untuk membuat...
Mungkinkah Ada Planet di Dalam Black Hole?

Mungkinkah Ada Planet di Dalam Black Hole?

Apr 08, 2013
ini buktinya Diagram diatas adalah bukti penemuan adanya orbit planet berukuran raksasa yang mengorbit didalam black hole. Kita semua tahunya...